Semarang – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyelenggarakan kegiatan Strengthening Post-Marketing Surveillance (PMS) for Polio Vaccines pada tanggal 28–29 April 2026 bertempat di Hotel GranDhika Pemuda Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh UPT BPOM dari seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat sistem pengawasan pasca pemasaran vaksin polio guna menjamin keamanan, mutu, dan khasiat vaksin yang beredar di masyarakat.
Balai POM di Indragiri Hulu turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yang diwakili oleh Rizka Pratiwi, S.Farm., Apt. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas petugas sampling obat, khususnya vaksin, dalam pelaksanaan pengawasan post-market secara efektif dan terstandar.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan materi terkait pengawasan vaksin di peredaran, pengelolaan rantai dingin (cold chain management), serta pentingnya menjaga integritas sampel vaksin selama proses sampling dan distribusi. Melalui kegiatan ini diharapkan kompetensi petugas sampling di lingkungan BPOM semakin optimal dalam mendukung perlindungan kesehatan masyarakat melalui pengawasan vaksin yang berkualitas dan berkelanjutan.